WEB DESIGNER
Web designer adalah orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web
Kode etik seorang web designer atau web developer :
1. Reliability / Reliabilitas
Seorang web designer memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa proyeknya bisa selesai dan bisa digunakan oleh kliennya. Pelanggaran etika yang sangat buruk apabila proyek yang belum rampung ditinggalkan oleh sang developer.
1. Reliability / Reliabilitas
Seorang web designer memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa proyeknya bisa selesai dan bisa digunakan oleh kliennya. Pelanggaran etika yang sangat buruk apabila proyek yang belum rampung ditinggalkan oleh sang developer.
2. Confidentiality / Kerahasiaan
Dalam sebuah proyek website, seorang web desainer pasti akan menggunakan akses code dan username untuk berbagai hal ( CMS, CPanel, Spanel, FTP ) yang bisa didapatkan dari klien ataupun dari perusahaan hosting.
Kewajiban web developer untuk menyimpan baik data tersebut selama proyek berlangsung dan melakukan serah terima resmi data-data tersebut setelah proyek konstruksi selesai.
3. Usability / Kedaya guna-an
Sebuah website harus dibuat supaya useful / berguna, bukan terserah keinginan kliennya. Sama seperti seorang kontraktor bangunan, harus bertanggung jawab membuatkan rumah yang ada pintu dan atapnya.
Pertama, fungsi – fungsi yang ada di situs harus bisa berguna bagi pengunjung dan bagi klien.
Contoh: Pengunjung bisa mencari isi situs dan klien bisa melihat data pengunjung yang telah mengisi contact form
Kedua, web developer WAJIB untuk melatih kliennya untuk menggunakan situs tersebut. Bahkan untuk hal – hal kecil seperti membuat email atau login ke CPanel / SPanel.
Ada bagusnya untuk investasi waktu anda membuat user manual yang standar dan tinggal diserah kepada klien setelah proyek selesai.
4. Longevity / Keabadian
Setelah sebuat website selesai, tugas anda dan klien anda baru selesai setengah.
Kenapa? Karena supaya sebuah website bisa berfungsi awet ada beberapa persyaratan wajib. Yaitu:
1. Keterlibatan klien dan
2. SEO.
Website yang tidak diupdate / interaktif akan dilupakan oleh kliennya dan website yang tidak melakukan SEO akan sepi pengunjung.
Adakah
kemungkinan Kode Etik itu berubah seiring perkembangan zaman?
Kode etik profesi merupakan aturan
yang telah diterima dan di terapkam oleh sekelompok profesi, yang mengarahkan
atau memberi petunjuk kepada anggotanya bagaimana seharusnya berbuat dan
bermutu dimata masyarakat. Apabila anggota kelompok profesi itu menyimpang dari
kode etiknya, maka kelompok profesi itu akan tercemar di mata masyarakat.
Menurut saya, kode etik profesi
dapat saja berubah dan diubah seiring perkembangan zaman di sesuaikan dengan masyarakat.
Sumber:
http://webdesigner.blogspot.co.id/2010/11/profesi-web-designer.html
